Akbar Tanjung: Alasan Sistem Presidensil, Penyederhanaan Partai Mendesak

Akbar Tanjung: Alasan Sistem Presidensil, Penyederhanaan Partai Mendesak
Rabu, 27 Oktober 2010 , 11:52:00 WIB

Laporan: Kristian Ginting

AKBAR TANJUNG/IST

Restorasi sistem politik dan tata pemerintahan diawali dengan amandemen UUD 1945. Bahkan, amandemen itu dilakukan sudah sebanyak empat kali.

Demikian diungkapkan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung, dalam sebuah simposium nasional yang diselenggarakan Nasional Demokrat di Universitas Pancasila harin ini (Rabu, 27/10).

Menurut Akbar, amandemen dilakukan karena empat alasan. Pertama alasan empiris, dimana UUD 1945 cenderung sentralistik atau otoriter. Kedua UUD 1945 secara akademis tidak layak. Ketiga, Bung Karno dan kawan-kawan menyusun UUD pada saat situasi sedang perang.

Oleh karena itu, kata Akbar, UUD perlu dilakukan penyempurnaan secara terus-menerus sesuai dengan dinamika yang ada. Sedangkan alasan yang terakhir adalah karena adanya tuntutan yang meningkat dari masyarakat.

Karena itu, ke depan menurut Akbar, perubahan atau restorasi harus sesuai dengan roh UUD 1945. Selain itu, kata dia, perlu juga kajian-kajian terhadap perubahan-perubahan yang telah dilakukan. Apakah perubahan itu masih sesuai atau tidak dengan roh UUD 1945.

Dengan direduksinya kewenangan yang dimiliki MPR, Akbar berpendapat perlunya penguatan terhadap lembaga legislatif khususnya Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Akbar juga berpendapat sistem presidensial adalah sistem yang paling cocok dengan Indonesia. “Tidak ada keraguan soal itu,” kata Akbar.

Sistem presidensil ini, kata Akbar, sesuai dengan sistem partai yang sederhana. Sebab, sistem multipartai lebih cocok dengan dengan sistem parlementer. Jadi, kata Akbar, sebaiknya penyederhanaan partai perlu dilakukan. “Salah satunya dengan menaikkan parlementary threshold. Golkar sudah menetapkan PT sebesar lima persen,” kata Akbar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s